Reviews

Review Game : The Division Multiplayer Beta First Impression!

By BangMonyong on Feb 02, 2016

Nah setelah menunggu cukup lama untuk bisa memainkan The Division multiplayer beta, yeah... para pengguna Steam harus menunggu sekitar 3 jam lebih lama... , akhirnya kesampaian juga niat kami untuk bermain The Division. Should we state the obvious? Ya, The Division memiliki grafis yang cukup mantap... Walaupun terdapat downgrade dari versi trailer nya dulu. Tipikal Ubisoft lah, but it's still looks pretty amazing!

Image title

Selepas dari graphic downgrade tersebut, gameplay dari The Division sendiri cukup menarik dan tetap setia dengan title Tom Clancy's sebelumnya yang mengedepankan tactical third person shooter dengan berbagai tactical approach yang dapat kalian ambil ketika bertemu dengan musuh. Secara garis besar, combat di The Division serasa seperti tactical third person shooter dengan elemen RPG. Skill, perks, talent, dan equipment memang memiliki role tersendiri dalam combat; Namun tactical option, recoil control, positioning, cover, dan akurasi dari tembakan kalian lah yang memenangkan combat di dalam The Division. Untuk AI dari musuhnya sendiri memang perlu sedikit perbaikan, karena terkadang ketika kalian sedang dalam baku tembak dengan mereka, mereka seringkali berdiri di ruang terbuka tanpa cover sedikitpun tanpa alasan yang jelas. It's kinda funny actually...

Image title

Konten yang diberikan untuk para closed beta player sendiri memang tidak terlalu banyak, karena masih banyak fitur-fitur krusial seperti talent, perks, crafting, base building and so on, yang belum tersedia dalam multiplayer beta ini. Untungnya, para beta player diberi kesempatan untuk mencoba Dark Zone! Yep, fitur yang digembar-gemborkan oleh The Division sejak penampakannya di E3 kemarin memang mantap dan chaotic banget. PVPVE, Player versus Player versus Environment, menjadikan area Dark Zone sangat chaotic di mana para player diharuskan untuk waspada dan berhati-hati, baik dengan para musuh NPC maupun dengan para player lain. Nah, sayangnya fitur Rogue atau PVP nya masih terasa kurang rewarding. Karena untuk para player yang membunuh "rogue agent" akan mendapatkan reward berupa loot yang mereka miliki dan bounty dari para "rogue agent" tersebut. Jadi fitur "gone rogue" di The Division bagaikan melempar umpan ke dalam kolam piranha, yang pastinya para "rogue agent" akan dikejar-kejar belasan atau bahkan mungkin puluhan player lain yang ada disekitarnya. Kebayang kan, bagaimana rusuhnya Dark Zone?

Image title

Nah selain Dark Zone terdapat beberapa fitur lain untuk PVE seperti mission, side mission, dan random encounter. Untuk mission kurang lebih seperti dungeon di mmorpg lain, dimana kalian masuk instanced area dengan teman kalian untuk menyelesaikan suatu skenario yang ada. Side mission dan random encounter biasanya ada di open world dan kalian dapat mengambil side mission di bulletin board yang ada di markas kalian. Khusus untuk mission sendiri, di Multiplayer Closed Beta kali ini hanya ada satu misi yang tersedia... yaitu misi untuk menyelamatkan dokter yang akan menjadi NPC penting di markas kalian. Misinya sendiri sih cukup fun, tapi menurut kami masih kurang challenging... well masih beta... so.... yeah. Ah iya, satu hal keren lain dari misi yang ada yaitu transisi dari open world roaming ke mission benar-benar smooth dan tidak terkesan ada loading sama sekali. Jadi terkadang kami bertanya-tanya, "Ini kita udah masuk misi kan??"

Image title

Walaupun masih banyak hal-hal yang di-locked dalam The Division, kami cukup puas dengan multiplayer closed beta ini. It's really fun experience, dan kami akan menunggu tanggal rilis The Division pada bulan Maret ini dengan sangat antusias :) Sampai ketemu nanti di Dark Zone!

Image title


Tags: Gamenivora Review : The Division, Playstation 4, Review Game Bahasa Indonesia, Review Game Terbaru, Review Game The Division, Rogue Agent, Tactical Shooter MMO, The Division Dark Zone, The Division First Impression, The Division Multiplayer Closed Beta, Tom Clancy's The Division, Windows PC, Xbox One