Reviews

Review Game : Darkest Dungeon, Yaoloh Tolong...

By BangMonyong on Feb 15, 2016

Apakah anda tipe gamer masochist macam BangMonyong? Maksud kami, apakah kalian suka memainkan game super sulit yang memancing anda untuk mengumpat kata-kata indah mulai dari kebun binatang bahkan sampai onderdil selangkangan? Well, kalau ya, Darkest Dungeon merupakan salah satu game yang masuk kedalam kategori tersebut. Coba deh bayangin, kalian punya satu party adventurer dengan isi paladin, cultist, cleric, dan bounty hunter. Nah, di tengah-tengah dungeon, bounty hunter jatuh sakit, paladin jatuh stress dan mulai abusive dengan menghina semua action yang dilakukan oleh party member lain. Cleric pun mulai stress dan tidak mau ngeheal anggota party kalian, sedangkan cultist mulai terobsesi dengan mayat, treasure, dan peti mati. Setelah bersusah payah mencoba untuk bertahan hidup, akhirnya kalian mencapai boss dengan keadaan compang-camping. Pada akhirnya sang paladin mati digampar boss, bounty hunter mati karena penyakit yang dideritanya, dan cleric kalian masih tidak mau bekerja sama dengan anggota party yang masih selamat. Keadaan nampak suram, untungnya cultist kalian masih bisa diselamatkan dan dibawa kembali ke kota, well walaupun dalam keadaan stress dan penyakitan... Pada akhirnya... kalian hanya bisa mengumpat dalam hati, atau sambil teriak kenceng-kenceng di kamar kayak orang gila.

Image title

Hal-hal yang kami sebutkan diatas merupakan salah satu skenario yang mungkin terjadi ketika anda memainkan game Darkest Dungeon. In fact, skenario tersebut betul-betul terjadi ketika BangMonyong memainkan game ini. Jadi kebayang kan bagaimana sulitnya Darkest Dungeon?

Namun dibalik tingkat kesulitan yang cukup tinggi, Darkest Dungeon menawarkan sebuah dungeoneering experience yang cukup realistis dan aspek RPG yang dalam, yang di mana kalian diminta untuk memanage berbagai macam aspek dari para hero yang kalian rekrut. Mulai dari memilih empat hero yang akan kalian "tumbalkan" untuk menjelajahi dungeon yang ada, mengurus logistik yang akan dibawa oleh para hero ketika mereka menjelajahi dungeon, memanage tingkat stress dari para hero, meningkatkan skill dan equipment yang digunakan para hero tersebut, dan memanage keuangan kalian. Jangan sampai ada aspek yang kalian lupakan ketika memainkan game ini, karena hal tersebut pada akhirnya akan mempersulit keadaan kalian sendiri.

Image title

Nah setiap minggu, kalian dapat merekrut hero dan harus mengirim empat hero kedalam dungeon untuk mencari trinket, gold, dan berbagai macam loot untuk mengupgrade bangunan yang ada di kota. Terdapat beberapa dungeon yang dapat kalian jelajahi, yang dimana masing-masing memiliki keunikan tersendiri, baik dari jenis musuh, environment, maupun loot yang akan kalian dapatkan. Menentukan komposisi party, position, dan logistik yang akan diambil oleh para anggota party ketika di dalam dungeon akan menjadi kunci keberhasilan party kalian ketika menjelajahi dungeon. Positioning dari para anggota party sangat mempengaruhi skill apa saja yang dapat digunakan oleh hero tersebut. Masuk akal kan, kalau archer dan mage ditaruh di posisi belakang, sedangkan warrior ditaruh di posisi depan? Faktor logistik juga sangat penting karena akan mempengaruhi seberapa jauh party kalian dapat menjelajahi dungeon yang ada.

Image title

Ketika berada di dalam dungeon, para hero yang ada memiliki tingkat stress sendiri-sendiri dan banyak banget hal yang dapat mempengaruhi stress level tersebut seperti : tingkat pencahayaan, trap / jebakan, serangan musuh, penyakit, dan bahkan skill dari beberapa hero yang kalian bawa... Yep, bahkan hero yang kalian bawa pun bisa meningkatkan stress level, contohnya skill pada hero abomination... Hero ini memiliki skill untuk berubah menjadi semacam werewolf dan dengan berubah menjadi werewolf memberikan dampak stress pada semua anggota party. Awesome... jadi bisa disimpulkan bahwa hampir semua hal yang ada di dalam dungeon akan meningkatkan stress level dari anggota party kalian. Apa sih yang membuat stress level dari anggota party menjadi aspek penting yang harus kita perhatikan? Well, apabila stress level dari hero mencapai tingkat tertentu, biasanya ada dua hal yang terjadi, yang pertama hero tersebut terkena debuff yang akan mengurangi performa dari hero tersebut dan kemungkinan besar dapat mempengaruhi stress level anggota party yang lain; Atau, hero tersebut berhasil mengalahkan stress dan mampu mengurangi stress level dari anggota party yang lain. Biasanya sih jadi stress dan nyusahin... Yah begitulah alasan mengapa kami sangat menganjurkan kalian untuk memanage stress level dari semua anggota party.

Well, pekerjaan kalian tidak selesai sampai di situ saja... Karena setelah selesai berpetualang di dungeon, kalian harus mengurus hero kalian yang stress. Banyak pilihannya kok, ada bar di mana para hero bisa minum-minum, judi, atau bahkan masuk ke brothel. Selain bar, kalian juga dapat mengirim para hero ke chapel untuk berdoa, confession, atau bahkan yang agak ekstrim flagellation (dipecut gitu deh). Selain stress level, biasanya para hero mendapatkan quirk dan terkena penyakit ketika berpetualang di dungeon, jadi kalian juga dapat menghilangkan quirk serta penyakit tersebut agar dapat memaksimalkan kemampuan hero kalian ketika mereka masuk ke dungeon lagi. Yang agak sedikit menyusahkan, semua hal yang tadi kami sebutkan di atas memiliki biaya yang cukup tinggi. Sehingga kemampuan kalian untuk memanage keuangan akan sangat mempengaruhi bagaimana nasib para hero yang kalian miliki.

Kayaknya kurang afdol kalau kita tidak ngebahas soal nilai estetika dari Darkest Dungeon. Grafis dari Darkest Dungeon menggunakan goresan cartoony yang solid dengan BGM yang mantap dan suara narator yang khas. It's more than awesome dan sangat sesuai dengan tema yang dibawakan oleh Darkest Dungeon. Khusus untuk narationnya, dialog penuh sarkasme yang diucapkan oleh sang narator terasa mengena dan sangat sesuai dengan tema yang diangkat oleh Darkest Dungeon, hal ini lah yang membuat game ini semakin hidup dan menarik untuk dimainkan.

Singkat kata, Darkest Dungeon mengeksplor kemampuan para playernya untuk menjadi seorang komandan yang mengurus semua anak buahnya. Untuk setiap anak buah kalian yang mati, entah karena kurang persiapan, equipment yang buruk, atau kalian tidak siap dengan challenge yang diberikan oleh dungeon tersebut, semuanya menjadi tanggung jawab kalian sebagai komandan dari para hero tersebut. Namun, walaupun game ini terasa sangat sulit dan atau bahkan terasa impossible, kami bisa memastikan bahwa game ini cukup fair dan kalian pun masih memiliki secercah harapan untuk melewati semua tantangan yang diberikan oleh Darkest Dungeon sesulit apapun tantangan itu.

Tags: berita game terbaru, Cartoony Graphic, Dungeon, Game Darkest Dungeon, Game dengan BGM yang keren, Game Heroes Management, Game Old School RPG, Game Rogue like Terbaru, Game Super Sulit, Masochist, Old School RPG, Review Darkest Dungeon, Review Game Terbaru