Reviews

Gamenivora Review : Devilian, another boring free to play MMORPG

By BangMonyong on Jan 07, 2016

Kalau kalian baca deskripsi dari artikel ini, mungkin kalian sudah tahu akan opini kami atas Action hack and slash MMORPG yang satu ini. Devilian yang rilis pada tanggal 10 Desember 2015 ini memang merupakan salah satu game Action Hack and Slash MMORPG yang cukup ditunggu-tunggu oleh western audience sendiri, dan mungkin juga oleh gamer Indonesia juga. Sayangnya seperti game Free to Play MMO lainnya, Devilian failed to deliver all those expectation.

Devilian Char Creation

Dimulai dari Character Creation yang biasa-biasa saja, tidak banyak customisasi yang diberikan oleh Devilian sendiri, hal ini tentunya diperburuk dengan sistem gender locked class. Selain hanya terdapat 4 generic class yang terdiri atas dua male melee class (Shadow Hunter & Berserker) dan dua female ranged class (Evoker dan Cannoneer), karakter dari class Evoker sendiri terkesan oversexualized yang dapat kalian lihat dengan body nya yang aduhai, over the top boobs physics, dan tentunya skimpy clothes (pakaian yang sangat minim) yang dimana semakin tinggi armor rating nya maka semakin terbuka pula armor nya... Untungnya class skill system nya cukup menarik dengan tiap class memiliki tiga skill tree yang dapat kalian gabungkan sesuka hati kalian. Kalian juga tidak perlu khawatir apabila salah menaikkan skill karena reset skill sampai saat ini masih gratis, sehingga kalian dapat berexperimen dengan skill build yang ada tanpa perlu khawatir harus membeli cash untuk mereset skill point kalian.

Image title

Well, sayangnya class balancing juga merupakan salah satu masalah yang dimiliki oleh Devilian. Terutama class Evoker yang sampai saat ini kami rasa terlalu over powered apabila dibandingkan dengan class lain. Semua content PVE dan PVP yang ada di Devilian terasa sangat mudah apabila kalian menggunakan class Evoker, karena selain memiliki crowd control skill yang cukup banyak, damage dari skill yang dimiliki Evoker pun cukup tinggi dan dapat dengan mudah membunuh banyak musuh sekaligus.

Aspek Leveling di sebuah game MMORPG yang merupakan salah satu aspek penting dimana perjalanan seorang player dari awal hingga sampai ke endgame seringkali terasa membosankan dan grindy (lamaaa buanget buat naek level), Leveling di Devilian pun bukan pengecualian... Mulai dari sistem questing yang sangat generik serta membosankan, musuh-musuh (baik elite maupun yang biasa) yang tidak memberikan tantangan sedikitpun, dungeon level design yang serupa tapi tak sama, dan world event yang... sekali lagi... membosankan. It's just plain and boring... Hal ini tentunya diperparah lagi dengan gameplay dari Devilian sendiri yang bagi kami terasa biasa saja... Well, kalian tetap bisa "leveling" dan mengupgrade karakter kalian walaupun sudah mencapai level cap. Hal ini mirip dengan Nexia Kingdom of the Wind yang dimana kalian dapat menukarkan experience yang kalian dapatkan dengan status tambahan, yang berarti kalian harus grinding lebih banyak dan lebih lama...

Sebagai game Free to Play tentunya terdapat micro transaction di Devilian, nah terdapat beberapa hal yang menurut kami tidak mengenakkan dan agak memberatkan untuk kalian yang benar-benar free player (alias tidak mengeluarkan uang sedikitpun untuk membeli cash). Karena terdapat hal-hal seperti whisper, menggunakan megaphone/all chat, Auction house, trade antara player, dan mail system yang tidak dapat kalian lakukan alias dibatasi oleh pihak Trion sendiri. Memang sih hal ini untuk menghindari bot dan gold seller yang memang merajalela di berbagai MMO Free to Play lain. Well, tentunya kalian bisa melewati batasan-batasan tersebut dengan membeli patron / premium service... Semakin terasa seperti Phantasy Star Online 2 gak sih...? Untungnya sih kalian bisa membeli Dex atau cash dengan in game currency, jadi gak terasa seperti Phantasy Star Online 2 banget...

Image title

Overall, experience yang kami rasakan ketika bermain Devilian selama ini tidaklah menyenangkan karena terasa begitu membosankan, dan agak sulit untuk menikmati Devilian bersama teman kalian karena keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki oleh free player. Final verdict dari kami : Untuk sebuah Free to Play MMORPG, Devilian tidak menyajikan hal-hal yang baru maupun unik dan terasa seperti game-game free to play MMORPG lain yang sudah beredar di pasaran. Mulai dari grinding nya yang boring, side quest system yang sangat generik, dan sistem premium yang terkesan memaksa para player untuk membeli cash agar dapat menikmati Devilian secara keseluruhan.

Tags: Devilian Online, F2P MMORPG, Free To Play MMORPG, Game MMO Korea, Gender Locked, Glyph, Hack and Slash Action MMORPG, Open World MMO, Review Devilian Online, Review Game Online, Review Gamenivora, Review MMORPG Terbaru, Trion World