Opinion

Team Secret Menjuarai The Shanghai Major!

By Fadil on Mar 08, 2016

Image title

SECRET SECRET SECRET!!! Suara teriakan dari para fans secret di tempat saya nobar dan di Mercedes-Benz Arena terdengar menggelegar ketika kuroky dari tim Liquid mengetik “GG” di game keempat. Secret merupakan salah satu tim yang memang dijagokan untuk menang pada Shanghai Major, tapi yang membuat saya heran adalah banyaknya “kejutan” yang terjadi pada acara 3 bulanan yang Valve selenggarakan kali ini.

Sejujurnya saya mengharapkan adanya pertempuran sengit yang terjadi pada final shanghai major, bahkan saya sempat berfikir akan ada aksi-aksi penentu kemenangan seperti $1.000.000 Dream coil S4 saat TI 3, atau $6.000.000 Echo Slam dari Universe saat TI 5 kemarin. Saya bukan Fanboy tim Liquid, tapi bagi saya pertandingan yang cukup membuat saya terpukau adalah pertandingan kedua  dimana Liquid bisa mengalahkan Secret meskipun dengan susah payah dengan strat 3 Necronomiconnya.

Outdraft merupakan kata yang paling pas untuk menggambarkan kekalahan dari tim Liquid, saya memang bukan analis professional tapi saya yakin kalian juga sadar pada game keempat Kuroky seperti kehabisan akal untuk beradu taktik dengan puppey pada fase drafting. Mungkin memang Puppey jauh lebih mengerti isi kepala Kuroky yang notabenenya mereka merupakan sahabat karib dan duet tak terpisahkan sebelum drama Arteezy terjadi. Saya juga sempat berpikir mungkin memang Kuroky mengalah karena 6 maret merupakan hari ulang tahun Puppey dan W33 sebagai hadiah ulang tahun yang paling berkesan bagi mereka, tapi teman yang baik tidak mungkin sengaja mengalah demi memberikan hadiah ulang tahun terbaik bagi temannya bukan? Tidak hanya itu, Puppey juga mengukir sejarah baru sebagai satu-satunya orang yang sudah pernah memegang Aegis dari TI dan juga trophy Major.

Image title

Kejutan yang terjadi tidak hanya di Final Shanghai Major, beberapa tim kuda hitam juga menunjukkan taringnya pada pertandingan pertandingan sebelumnya. tidak pantas memang mereka dibilang kuda hitam karena mereka jelas menunjukkan permainan yang bagus mengingat mereka masuk ke LAN final di Shanghai, tapi siapa yang mengira bahwa Fnatic mampu mengalahkan VG di group stage dan OG pada ronde ketiga di lower bracket, MVP.Phoenix yang mampu membungkam Secret sang juara Major Shanghai 2-0 pada group stage juga merupakan hal yang sangat mencengangkan, dan yang terakhir Complexity Gaming tim asal amerika yang menurut saya pribadi hanya merupakan tim penggembira  mampu mengalahkan Team Spirit, LGD, dan Alliance yang dimana tim-tim tersebut merupakan tim papan atas dan memiliki kans untuk memenangkan Shanghai Major.

Ada apa dengan China? Kali ini saya ga typo nulis cinta jadi China. But seriously ini acara di China, 4 dari 16 tim yang masuk LAN Final dari China tapi kenapa, gak ada tim China yang bisa lolos ke delapan besar? Bagi saya ini merupakan hal yang sangat jarang terjadi, mengingat acara ini juga diadakan di tanah mereka sendiri yang seharusnya mereka jauh lebih nyaman bermain karena tidak melakukan perjalanan jauh dan harus beradaptasi dengan budaya dan iklim disana. Yang saya tahu sih sepertinya memang tim tim dari China memang sedang ingin melakukan shuffle pemain, ga banyak info yang saya ketahui tapi sepertinya kita akan melihat kembali kebangkitan tim Big God setelah melihat pernyataan rOtk di weibonya.

Image title

 Ga cuman tim China saja yang mengalami penurunan kualitas, tapi event organizer dan tim produksi dari China juga mengalami penurunan kualitas. Kejutan lain yang ada di Shanghai major tidak hanya sampai di situ saja, banyak sekali drama –drama yang terjadi pada acara kali ini, kami juga sudah merangkum beberapa kekacauan dan drama yang terjadi selama acara ini di “Shanghai Major Shitstorm”.

Tags: Dota 2, Eternal Envy, gabe newell, Misery, Opini Gamenivora, pc, Pemenang Shanghai Major, PieLieDie, Puppey, Steam, Team Secret, The Shanghai Major, Valve, W33-ha