Opinion

The Good, The Bad, and The Greediest. Part 2 : Non-MMO Games.

By BangMonyong on May 14, 2015

Non-MMO games (single player? multiplayer? we got'em all!) with their DLC and expansion bullcrap.

Phew, setelah ngoceh-ngoceh gak jelas di Part 1, kali ini kami akan "sedikit" lebih "serius" dalam menulis artikel ini. Kalian kan sudah liat berbagai macam cara industri game untuk mencari uang dengan game MMO, nahh kali ini kami akan ngebahas mengenai game non MMO macam Borderland series, Dark Souls, Call of Duty series, yeah you get the idea don't you?

Seperti yang kalian tahu, banyak game-game non-MMO yang dijual dipasaran. Daya tarik utama dari game ini biasanya bukan ke multiplayer experience, tapi lebih ke single player experience (terkecuali untuk beberapa game seperti Battlefield series). Biasanya mereka mengedepankan story yang apik, graphic yang ciamik, dan gameplay yang menarik. Tapi hal tersebut tetap tidak menghalangi para publisher maupun developer untuk merauk untung sebanyak-banyaknya. Mau contohnya? Sebut aja Mass Effect 3 dengan DLC nya (yang baru rilis aja udah muncul DLC nya... belum lagi DLC tersebut cukup penting untuk main story-nya dengan menambah satu companion dan background story dari Mass Effect Universe...). Memang gak ada salahnya kalau para publisher game menjual DLC untuk game-game tersebut. Tapi yang jadi masalah itu kalau DLC tersebut dirilis berbarengan dengan game-nya yang terkesan seolah-olah para gamer membeli satu game yang sudah disunat di sana-sini fiturnya. Well, memang terdengar agak kasar sih kalimat tadi, tapi ya begitulah kenyataannya sekarang. Banyak banget game-game yang dirilis sekarang ini berbarengan dengan DLC nya.

Selepas dari DLC, gak sedikit juga publisher game yang merilis game-game yang setengah jadi... yang dimana game tersebut minim fitur, masih banyak bugs, atau masih sebelas - dua belas dengan game pedahulunya (yeah we're looking at you Call of Duty Series...). Well, to be honest, kami dari tim redaksi Gamenivora sudah muak dengan hal-hal tersebut.

Sebenarnya kami cukup heran dengan trend publisher game sekarang yang komersil banget ketimbang dulu. Square Soft dan Blizzard pun gak luput dari trend ini... Square soft akhir-akhir ini cukup sering merilis remake dari game-game mereka terdahulu dan membanderol remake tersebut dengan harga yang cukup tinggi pula. Walaupun sebenarnya tidak ada perubahan yang berarti di remake tersebut. Kemudian Blizzard yang sudah sukses dengan warcraft dan starcraft series pun akhirnya melakukan hal yang sama pada starcraft 2 dengan membagi game tersebut menjadi 3 part untuk campaign nya... Mungkin ini gara-gara mereka(Blizzard) join dengan Activision (yang berada di balik Call of Duty series). Okeee, sebelum artikel ini jadi ajang menjelek-jelekan publisher tertentu, ada baiknya kita ganti topik :P.

Oh iya, Steam akhir-akhir ini mengeluarkan "kebijakan" untuk menjadikan semua mods berbayar. Yep, perusahaan yang bisa dibilang lahir dari mod half life (Counter strike = sebenarnya adalah mods dari half life) ini pada akhirnya mengikuti trend dari perusahaan-perusahaan game lain. Yang pada akhirnya "kebijakan" ini ditarik dan dibatalkan oleh Steam. Sebenernya kami gak begitu bermasalah dengan keinginan para perusahaan tersebut untuk mencari uang, tapi please deh... emangnya harus se-serakah itu? Entah itu game yang setengah jadi udah dirilis, DLC-DLC yang agak kebangetan harganya, dan yang terkadang agak aneh : early access... yeah, game non-MMO pun juga punya early access... Kita sih cuma ingin mengingatkan aja pada kalian sebagai para gamer dan konsumen agar bijak ketika membeli game dan mendukung perusahaan yang kalian sukai.

Sekali lagi, kami bukannya ingin menjelek-jelekan nama-nama perusahaan game yang kami sebutkan di atas, tapi lebih sebagai reminder bagi kalian semua untuk tidak termakan dengan strategi marketing mereka dan pada akhirnya kecewa dengan game yang kalian beli. Well mungkin sekian aja untuk diskusi ini, dan kalau kalian punya opini yang ingin kalian sampaikan atau mungkin kurang setuju dengan kami, kalian bisa mengutarakan opini tersebut di comment box :).


Tags: